Kamis, 24 November 2016

ADZAN DILARANG DI ISRAEL AKHIRNYA KEBAKARAN MELANDA KOTA ISRAEL

AZAB ALLAH DIBALIK KEBAKARAN DI ISRAEL ATAS PELARANGAN ADZAN DI KOTA SUCI YERUSALEM

وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللَّهُ ۖ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ
“Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya” (Al-Qur’an surat Ali Imran/3 : 54)

وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. (Q.S. Al-Isra/17:37)

1. Pada dasarnya Azan adalah cara Allah memanggil hambanya untuk menunaikan shalat dan mendekatkan diri pada Sang Khaliq.

2. disunnahkah adzan pada saat ada kejadian-kejadian yang mencekam (menakutkan), misalnya pada saat terjadi kebakaran, peperangan, atau angin topan. Hal tersebut diceritakan dalam sejarah yang mana pada suatu malam, di luar kota Madinah muncul gemuruh yang suaranya menakutkan. Sebagian sahabat lantas berinisiatif mengumandangkan adzan. Tidak lama setelah itu Rasulullah datang membawa berita bahwa suara gemuruh itu berasal dari kafilah dagang, dan beliau diam (tidak melarang) akan tindakan sebagian sahabat itu.

3. adzan disunnahkan untuk terapi manusia atau binatang yang gila, pingsan, emosi, atau perangai jelek yang lain. Caranya adzan diperdengarkan lewat telinga manusia atau binatang tersebut. Begitu juga dengan kondisi Alam yang sedang buruk.

4.  adzan disunnahkan bagi bayi yang baru lahir, yang dikumandangkan pada telinga kanan sang bayi dan di-qomad pada telinga kirinya. Sebagaimana yang dilakukan Rasulullah dengan memperdengarkan adzan pada telinga kanan cucu beliau, Sayyidina Hasan.
Dalam suatu hadist diceritakan bahwa illat (alasan yang menjadi penyebab) dari disunnahkannya adzan pada bayi yang baru lahir adalah menghindarkan dia dari kejahatan Ummus Shibyan (setan yang bisa mengganggu bayi) di samping memperdengarkan suara keislaman kepadanya dari suara–suara yang lain.

Azan bukanlah untuk.kepentingan Allah, Tapi untuk kepentingan Manusia dan Alam Sekitarnya. Itulah sebabnya kenapa Alam menjadi tidak terkendali hingga kebakaran hebat yang semakin meluas melanda di sebagian wilayah Israel. Allahu alam bishawab.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar